
SUNDERLAND AFC mencuri perhatian setelah merilis jersey tandang musim 2026/27 yang berkolaborasi dengan Elvis Presley. Jersey bernuansa pink dan hitam itu langsung jadi perbincangan karena tampil beda, manis, sekaligus punya cerita kuat di balik desainnya.
Klub berjuluk The Black Cats tersebut resmi memperkenalkan seragam terbaru mereka melalui kolaborasi unik bersama Elvis Presley Estate dan Authentic Brands Group. Diproduksi oleh hummel, jersey ini membawa nuansa retro yang sangat kental, menggabungkan estetika musik rock and roll dengan identitas sepak bola Inggris.
Desain jersey ini menggunakan kombinasi warna pink dan hitam yang mencolok. Pemilihan warna tersebut terinspirasi dari masa awal karier Elvis Presley, khususnya era Louisiana Hayride yang identik dengan gaya panggung sang legenda. Langkah berani ini membuat jersey Sunderland tampil berbeda dibandingkan rilisan klub-klub lain untuk musim mendatang.
Tak hanya soal warna, detail pada jersey ini juga sangat personal bagi para pendukung. Di bagian dalam kerah, terdapat kutipan lirik Can’t Help Falling in Love With You. Lagu legendaris Elvis tersebut telah lama menjadi anthem yang dinyanyikan suporter Sunderland di stadion. Selain itu, terdapat detail tanda tangan Elvis dan elemen SAFC yang memperkuat kesan eksklusif.
Peluncuran ini juga memiliki makna simbolis yang mendalam. Berdasarkan laporan yang ada, rilis jersey dikaitkan dengan tanggal 26 Juni, yang merupakan tanggal penampilan terakhir Elvis Presley pada tahun 1977. Hal ini memperkuat narasi bahwa kolaborasi tersebut bukan sekadar kerja sama komersial, melainkan bentuk penghormatan terhadap sejarah budaya pop.
Bagi para kolektor dan penggemar, jersey “Sunderland x Elvis Hummel Away Shirt 2026-27” ini sudah tersedia di toko resmi klub. Produk dirilis dalam berbagai versi, mulai dari ukuran dewasa, perempuan, anak-anak, hingga versi lengan panjang.
Kehadiran jersey pink-hitam ini membuktikan bahwa seragam sepak bola kini telah bertransformasi menjadi medium cerita dan nostalgia. Dengan menggabungkan identitas klub dan warisan musik Elvis Presley, Sunderland berhasil menciptakan produk yang memiliki kedekatan emosional tinggi dengan para suporternya.
