
TANTANGAN pengasuhan di era digital kini semakin kompleks. Anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang terus berubah, saat teknologi menawarkan peluang belajar sekaligus tantangan dalam menjaga kualitas interaksi emosional. Orangtua kini dituntut tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga menciptakan lingkungan yang aman agar anak percaya diri mengenali potensinya sejak dini.
Urgensi perhatian terhadap aspek emosional ini diperkuat oleh data kesehatan nasional. Berdasarkan pemeriksaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Kementerian Kesehatan RI, ditemukan fakta yang cukup mengkhawatirkan mengenai kondisi mental anak-anak di Indonesia.
| Indikator Pemeriksaan | Data Statistik |
|---|---|
| Total Anak yang Diperiksa | 7 Juta Anak |
| Anak Terdeteksi Gejala Kecemasan & Depresi | 700 Ribu Anak (10%) |
Menanggapi kebutuhan tersebut, Konicare menghadirkan Happy Kids Academy 2026 dengan tema “Tumbuh Hebat Bersama Konicare”. Acara yang berlangsung pada 27-28 Juni 2026 di Mini Atrium Gandaria City, Jakarta ini, dirancang sebagai ruang interaksi komprehensif bagi keluarga.

Fondasi Kesehatan Sejak Masa Kehamilan
Pertumbuhan anak yang optimal dimulai jauh sebelum kelahiran. Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr. Erfenes, Sp.OG, menekankan bahwa kesehatan fisik dan emosional ibu adalah investasi awal yang krusial.
“Dukungan aktif ayah sejak pra-kehamilan hingga pasca melahirkan berperan besar dalam mengurangi stres ibu, mendukung keberhasilan ASI eksklusif, dan mencegah komplikasi,” jelasnya.
Setelah lahir, stimulasi yang sesuai usia menjadi kunci. Spesialis Anak, dr. S. Tumpal Andreas, M.Ked(Ped), Sp.A., menambahkan bahwa anak perlu diberi ruang untuk bergerak dan belajar dari lingkungannya. Dengan pendampingan yang tepat, anak akan lebih berani mengeksplorasi potensi dirinya.
Edukasi dan Aktivitas Interaktif
Konicare Happy Kids Academy 2026 mengintegrasikan tiga aspek utama: edukasi orang tua, ruang ekspresi anak, dan aktivitas keluarga. Sebelum acara puncak, Konicare telah melakukan school engagement program di berbagai sekolah dasar untuk mendorong keberanian anak tampil di publik melalui kompetisi seni.
Di lokasi acara, pengunjung dapat menikmati berbagai fasilitas:
- Kids Play Zone & Face Painting: Ruang bermain dan kreativitas anak.
- Counselling Session & Color Analysis: Sesi konsultasi ahli untuk orang tua.
- Meet and Greet: Interaksi bersama Densu Family selaku Brand Ambassador Konicare.
- Peluncuran E-Book: Seri ke-2 “101 Dongeng Pilihan dari 7 Benua” untuk memperkuat tradisi mendongeng di rumah.
Happy Parents, Happy Kids
Psikolog Ajeng Raviando, Psi., mengingatkan bahwa kualitas hubungan (bonding) lebih penting daripada sekadar durasi waktu. “Anak akan lebih mudah percaya diri jika merasa diterima dan didukung. Pendampingan tersebut berawal dari orang tua yang bahagia, karena happy kids berawal dari happy parents,” tuturnya.
Senior Brand Manager Konicare, Silvyati K Putri, menegaskan komitmen brand untuk terus mendampingi keluarga Indonesia. Menurutnya, definisi ‘anak hebat’ bukan sekadar menjadi juara, melainkan anak yang berani mencoba, berekspresi, dan tumbuh dengan hati yang bahagia. (Z-1)
